WELCOME@Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Kota Surakarta

Jumat, 02 Juli 2010

Artis Kumpul di Alun-alun

Yogyakarta- Satu lagi ajang silaturahim bagi penggembira dan masyarakat Yogyakarta pada Muktamar Satu Abad Muhammadiyah ini. Mulai sabtu Malam, 3 Juli 2010 Panggung Kesenian digelar oleh panitia di Alun-alun Utara Kraton Yogyakarta. Dibuka dengan kolaborasi antara Dalang Wayang Suket Slamet Gundono, Aktor Kawakan Deddy Mizwar, Artis Inneke Koesherawati, Model Ratih Sanggarwati. Hadir juga “Bos Jamu Jago” yang juga sering memamerkan kebolehannya memainkan musik dan kelucuannya, Jaya Suprana.

Seniman dan Budayawan itu rencananya akan menyuguhkan kolaborasi antara musik, baca puisi, dan tari yang digelar mulai pukul 21.30 WIB sesaat setelah acara Malam Ta’aruf di Stadion Mandala Krida selesai. Di Bagi penggembira dan masyarakat Yogyakarta yang ingin mengikuti acara malam ta’aruf, di panggung kesenian ini panitia juga menyediakan layar besar untuk menonton bersama sebelum acara pertunjukan seni. Menurut keterangan Drs. Endra Widiarsono yang menjadi penanggung jawab acara, Jum’at Pagi (02/07/2010), konsep dari panggung kesenian dialun-alun ini bentuk tuntunan Islam dan tata budaya.

Direncanakan panggung akan berlangsung dari tanggal 3 hingga tanggal 8 malam, pentasnya mulai jam 19.00-23.00 WIB


Gladi Bersih Spektakuler !

Yogyakarta - Saya merasa puas sekali dan tidak kecewa menikmati acara demi acara sampai akhir untuk melihat semua pertunjukan yang disuguhkan, apalagi spektakuler tarian lihgting yang sangat memukau dengan penampilan Mas Didik yang menggunakan kostum berajut replika Muhammadiyah dan memancarkan sinar.

Demikian diutarakan Rita, seorang warga Kotagede Yogyakarta seusai menyaksikan Gladi Bersih Malam Taaruf Muktamar di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Kamis (01/07/2010) malam. Antusiasme warga Jogja dan warga Muhammadiyah yang sudah datang ke Jogja sangat tinggi untuk menyaksikan acara tersebut, walaupun hanya gladi bersih. Hal ini terbukti dengan penuhnya tribun stadion.

Sesuai dengan acara sesungguhnya yang akan digelar tanggal 3 Juli 2010 esok, gladi bersih dimulai dengan Senam Payung oleh 1060 anak TK Aisyiyah se-DIY yang mengundang tepuk tangan riuh penonton. Belum selesai kekaguman penonton, orkestra pimpinan Dwiki Dharmawan mengiringi paduan suara yang beranggotakan Ibu-Ibu Aisyiyah se-DIY dan Paduan Suara Mahasiswa dari UMY, UAD, UMS, serta STIKES Aisyiyah Yogyakarta mampu mengheningkan penonton.

Selanjutnya, orkestra Dwiki tersebut masih ditempat dan berganti berkolaborasi dengan Kyai Kanjeng pimpinan Emha Ainun Nadjib menggema melalui soundsystem yang sangat baik. Kolaborasi tersebut mengiringi penyanyi Novia Kolopaking. Acara kemudian diselingi dengan pemutaran trailer film Sang Pencerah karya Hanung Bramantyo.

Tarian kolosan yang dikoreograferi oleh Didik Nini Thowok membuat tepuk tangan penonton makin riuh. Tarian tersebut diawali dengan tarian Lintas Nusantara dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan NTT. Puncaknya, tarian kolosal dengan menggunakan kostum berlampu light emitting diode (LED) tiga warna yang disebut tarian lighting. Menariknya, Didik berada di tengah-tengah formasi dengan menggunakan kostum LED membentuk logo Muhammadiyah

IT Dukung Perhitungan Suara

Yogyakarta – Guna mendukung proses pemilihan anggota tetap PP Muhammadiyah dan Ketua Umum PP Muhammadiyah, pihak Panitia Pemilihan (Panlih) bekerja sama dengan bagian teknologi Informasi dalam mendukung proses pemilihan.

Diwancarai via telepon, Hasanuddin ST,Mc.S Jum'at (02/07/2010) sebagai salah satu panitia Muktamar yang mengkoordinir aplikasi penghitungan suara baik Tanwir maupun Muktamar, persiapan ini telah dilakukan sejak jauh-jauh hari. “ Kami telah menyiapkan program ini sejak tiga bulan yang lalu, dan efektifnya sejak satu bulan yang lalu, walaupun pada awalnya ada pihak yang meragukan pemilihan yang dilakukan dengan dukungan IT ini, maka dari itu kami juga meyakinkan mereka baik itu panitia pemilihan dan pihak pihak lain yang meragukan tentang kevalid-an sistem ini” terang Hasan.

Menurut Hasan, sistem ini telah di ujicoba jauh-jauh hari sebelum guna mengantisipasi hal-hal yang tidak dinginkan pada saat pemilihan nanti. Kelebihan dari sistem IT ini adalah kecepatannya dalam memberi informasi tentang grafik pemilihan 13 Anggota PP terpilih nantinya.

Terbukti ketika pemilihan calon tetap anggota PP pada Sidang Tanwir Kamis Malam(01/07/2010), dukungan dari pihak IT dalam menentukan para anggota PP yang baru berjalan dengan lancar. Beberapa layar yang disiapkan panitia bisa dilihat bersama - sama di beberapa ruang sehingga muktamirin dan penggembira bisa bersama-sama melihat perkembangan penghitungan suara.

Yang menjadikan sistem ini istimewa adalah data yang disajikan secara real time membuat pihak yang ingin mengetahui pergerakan suara dapat diketahui dengan cepat. Suara yang masuk ke kotak suara yang kemudian di bacakan akan secara cepat di entry ke dalam komputer dan kemudian di share ke publik sehingga orang-orang bisa memonitor pergerakan perolehan suara tersebut dengan cepat dan akurat.

Ketelitian menjadi hal yang sangat penting dalam proses memasukkan hasil perolehan kedalam media realtime seperti ini, tetapi Hasan yakin bahwa mekanisme pengghitungan suara ini adalah sistem yang bisa dipercaya kevalid-annya

disambut Barongsai, Sultan Buka Muktamar

Yogyakarta - Pameran akbar Pekan Niaga, Seni, dan Budaya Nusantara (PNSBN) dalam rangka memeriahkan Muktamar Satu Abad Muhammadiyah dibuka oleh Gubernur Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Kamis (01/07/2010). Pameran disemarakkan dengan penampilan barongsai yang menyambut Sri Sultan menuju area panggung pembukaan.

Pameran yang digelar di area UMY ini, menurut Sri Sultan dapat menjadi bekal ukhuwah Islamiyah. “Pameran akbar yang bertajuk Bersatu Merajut Ukhuwah ini adalah wahana mempererat jalinan silaturahmi dan meningkatkan rasa solidaritas antar warga Muhammadiyah yang bisa kita rasakan nikmat visual, getar spiritual, dan kultural karena terbangun dengan rasa kebersamaan”, tutur Sri Sultan.

“Dengan semangat ukhuwah itu pula, momentum ini bisa dijadikan modal sosial untuk membangun jaringan niaga, seni, dan budaya nusantara”, tambahnya kemudian.

Menurut Sri Sultan, pameran dan bazar ini dapat dikatakan sebagai perwujudan semangat pemberdayaan ekonomi, tentunya sesuai dengan kapasitas modal dan ragam multikultural yang ditawarkan, sehingga terbentuklah momentum yang produktif.

Dengan jaringan ukhuwah, Sultan berharap agar dapat ditemukan suatu bentuk penyampaian baru produk-produk lokal yang menandai gerak ekonomi kerakyatan modern Muhammadiyah melintasi zaman. Pasca muktamar Satu Abad, menurut Sultan, Muhammadiyah akan mampu bangkit menjadi perubahan-perubahan dari dimensi perubahan bangsa .

Pameran dibuka mulai tanggal 1 -9 juli 2010 dengan tema Meretas Kembali Kejayaan Saudagar dan Budayawan pada Abad Kedua Muhammadiyah. Terdapat lebih dari 626 stand yang ikut dalam PSNBN ini, meliputi stand kuliner, industri kecil, industri menengah, perbankan, kerajinan, dll. Di samping itu, juga dimeriahkan dengan hadirnya UMY EXPO. Luas area yang digunakan dalam PNSBN adalah 2,8 hektar

Kamis, 24 Juni 2010

Setelah Seleksi, 125 calon Anggota PP Siap dipilih

Yogyakarta - Panitia Pemilihan Anggota Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah mengantungi 125 nama yang akan dibawa ke Sidang Tanwir, 1 Juli 2010. Dari 125 nama tersebut akan dipilih menjadi 39 nama oleh Sidang Tanwir yang nantinya akan dipilih dalam forum Muktamar pada tanggal 5 Juli 2010 menjadi 13 anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2010 – 2015.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Panitia Pemilihan Anggota PP Muhammadiyah, Budi Setiawan dalam acara Press Conference Muktamar Satu Abad Muhammadiyah, Selasa (22/06/2010) bertempat di Kantor PP Muhammadiyah jalan Cik Ditiro Yogyakarta.

“Kami awali dengan penjaringan calon, kami mengirimi anggota tanwir yang kemudian mengirimkan rekomendasi sehingga masuk 233 nama. “ terang Budi. “Dari 233 nama tersebut setelah kami seleksi tersisa 215 nama memenuhi syarat. “ lanjutnya.

Menurut Budi, dari 215 nama tersebut dikirimi surat untuk menyatakan kesediaan dicalonkan menjadi anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah. “Awalnya ada 136 yang bersedia, namun kemudian ada dua yang mencabut kesediaan, sehingga menjadi 134 calon” terang Budi.

“Setelah kita teliti ulang, beliau – beliau yang merangkap jabatan dengan jabatan di partai politik diminta menandatangani pernyataan diatas materai bersedia mengundurkan diri bila terpilih menjadi anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah” terang Budi. Setelah ditunggu, menurut Budi, akhirnya hanya ada 125 nama yang memenuhi syarat.

Lebih lanjut Budi Setiawan menyampaikan bahwa pada Muktamar kali ini, sesuai keputusan Tanwir Lampung, persyaratan menjadi angota PP Muhammadiyah lebih ketat daripada muktamar sebelumnya. Antara lain usia Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah minimal 6 tahun, harus pernah menjadi anggota PP Muhammadiyah minimal selama 1 periode atau pernah menjabat di badan pembantu pimpinan, pimpinan wilayah, atau pada organisasi otonom pusat minimal dua periode
 

About

Site Info

Text

Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Surakarta Copyright © 2009 Community is Designed by Hend's